Site Network:

Home

DetikNews

Kompas

Inilah.Com

Liputan6

  • Vidic kepada Inter: Tolong Beli Chicharito

    Bek anyar Inter Milan Nemanja Vidic meminta La Beneamata segera mendatangkan mantan rekannya di Manchester United, Javier Chicharito Hernandez.

    Inter kini sedang mencari penyerang baru. Beberapa nama dikaitkan dengan tim besutan Walter Mazzarri itu seperti Fernando Torres (Chelsea) dan Edin Dzeko (Manchester City). Namun, di mata Vidic, Inter butuh penyerang seperti Chicharito.



    "Chicharito telah melakukan beberapa hal-hal besar dan mencetak gol-gol yang menentukan untuk Manchester United, khususnya saat dilatih Sir Alex Ferguson," kata Vidic kepada La Gazzetta dello Sport.

    "Chicharito adalah striker yang sangat kuat, tipe pemain nomor 9 tradisional. Tapi, pada akhirnya ini adalah keputusan Direktur Olahraga Piero Ausilio dan dia tahu apa yang harus dilakukan," ucap Vidic.

    Chicharito gabung ke MU dari Guadalajara pada 2010 dan ia sudah lebih dari 100 kali membela Setan Merah di Liga Inggris. Pemain asal Meksiko itu masih terikat kontrak di Old Trafford hingga 2016.

  • Arus Balik di Pelabuhan Merak Relatif Lancar

    Arus balik mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, baik penumpang pejalan kaki maupun penumpang pengguna kendaraan pribadi masih relatif lancar.

    Pantauan di Pelabuhan Merak, lalu lintas tampak lancar sejak Selasa (29/7/2014) siang hingga malam tadi. Kendaraan yang masuk dermaga pelabuhan bisa diseberangkan ke Pulau Sumatera.

    Begitu pula kendaraan yang turun dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung melalui Pelabuhan Merak.

    "Kami lebih awal balik ke Pulau Sumatera setelah merayakan Lebaran di Jakarta untuk menghindari antrean kendaraan," kata Syamsul, seorang pengendara mobil pribadi tujuan Lampung Utara.

    Ia mengatakan keberangkatan dirinya dari Jakarta mulai Jalan Tol Merak hingga dermaga pelabuhan berjalan lancar tanpa terjadi antrean. Bahkan, dirinya begitu tiba di Merak langsung naik ke atas kapal roro (roll on-roll off) yang sandar.

    Petugas pengatur lalu lintas pun tidak sebegitu banyak dibandingkan sebelum Lebaran.

    "Kami merasa santai selama perjalanan karena tidak terjebak kemacetan," katanya.

    Begitu pula, Ramdan, pengendara mobil pribadi mengaku pada H+1 Lebaran berjalan lancar tanpa antrean kendaraan.

    Ia berangkat dari Bogor menuju Pulau Sumatera langsung diseberangkan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung begitu tiba di Pelabuhan Merak.

    "Kami lebih awal pulang karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan," kata Mulyadi, warga Lampung Selatan.

    Sementara itu, Humas PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak Mario Sardadi Oetomo mengatakan saat ini kondisi pelabuhan relatif lancar dan tidak terjadi lonjakan penumpang maupun kepadatan kendaraan.

    Ia memperkirakan jumlah penumpang pejalan kaki dan pengguna kendaraan menuju ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung antara 4.000 sampai 5.000 orang. "Kami menjamin arus penyeberangan di Pelabuhan Merak lancar," ucapnya. (Ant)

  • Serunya Bermain 'Ice Skating' di Libur Lebaran

    Hari libur lebaran dimanfaatkan sejumlah orang untuk bermain ice skating (Liputan6.com/Johan Tallo)

  • Ribuan Warga Antusias Hadiri Open House di Rumah Ibunda Jokowi

    Pada hari Selasa 29 Juli malam, Presiden Terpilih Joko Widodo menggelar open house di kediaman ibundanya, Sujiatmi di Jalan Pleret Raya, Banyuanyar, Solo, Jawa Tengah.

    Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (30/7/2014) dini hari, acara yang rencananya hanya untuk kerabat dan kolega saja akhirnya memperkenankan warga setempat untuk masuk demi bersalaman dengan Jokowi, sapaan akrabnya dan menikmati hidangan jamuan tuan rumah.

    Meski waktu telah menunjukkan pukul 21.00 WIB, namun ribuan warga masih memadati kediaman Ibunda Jokowi. Acara open house yang diadakan sejak pukul 18.00 WIB mendapat tanggapan positif dari warga yang ingin bertemu Jokowi pada hari kedua Lebaran ini.

    Dalam kegiatan itu, pengamanan di sekitar rumah Sujiatmi diperketat. Puluhan personel kepolisian telah disiagakan memeriksa satu per satu warga yang akan masuk ke lokasi, termasuk memeriksa tas bawaan warga.

    Sementara di dalam ruang tamu, Jokowi didampingi Ibunya dengan sabar menyalami warga yang terus berdatangan. Dalam kesempatan itu, Iriana, istri Jokowi tidak hadir mendampingi suaminya.

    Usai bersalaman dengan Jokowi, para warga pun dimanjakan dengan ragam kuliner khas kota Solo, mulai nasi liwet, wedang ronde, wedang asle, mi rebus, sate kambing, hingga ragam kuliner lainnya. Ribuan menu sengaja disediakan dalam kegiatan open house itu.

    Baca Juga:

    Jokowi atau Prabowo yang Memulai Silaturahmi?

    Diduga Terinjak-injak, Seorang Anak Meninggal Saat JK Open House

    JK Prihatin Meninggalnya Radika Saat Open House di Rumahnya

    (Ans)

     

     

  • Tradisi Pembagian Zakat Telan 1 Korban Tewas, JK Minta Maaf

    Sejak Selasa 29 Juli pagi, ribuan warga Makassar dan sekitarnya berbondong-bondong mengantre pembagian zakat berupa uang Rp 50 ribu dan bingkisan makanan di kediaman Jusuf Kalla di Jalan Haji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan.

    Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (30/7/2014) dini hari, para warga tak sabar hingga saling dorong dan nekat melompati pagar dalam tradisi tahunan yang dijalankan oleh Wakil Presiden terpilih itu.

    Puluhan polisi yang menjaga pembagian zakat pun kewalahan menghadapi ribuan warga, bahkan beberapa kali pentungan polisi melayang ke arah ribuan warga.

    Petugas juga sempat menyelamatkan sejumlah anak dan perempuan yang tak berdaya, namun ikut dalam antrean.

    Hawiyah tak bisa menahan air matanya melihat putri kesayangannya, Radika sudah terbujur kaku tak bernyawa di ruang jenazah RS Stella Maris. Bocah perempuan berusia 12 tahun itu tewas setelah terinjak-injak ribuan orang pengantre zakat di kediaman JK. 

    Puluhan orang lainnya pingsan dan luka-luka sehingga harus menjalani perawatan. JK pun meminta maaf dan menyesali atas kejadian yang terjadi itu.

    Baca Juga:

    Diduga Terinjak-injak, Seorang Anak Meninggal Saat JK Open House

    Mufidah Kalla: Kami Berduka Cita atas Meninggalnya Radika

    JK Prihatin Meninggalnya Radika Saat Open House di Rumahnya

    (Ans)

  • Mourinho Terima Keputusan Modric Tolak Chelsea

    Manajer Chelsea Jose Mourinho mengungkapkan bahwa dirinya ingin merekrut gelandang Real Madrid Luka Modric di bursa transfer ini. Namun, sang pemain menolak keinginan The Special One.

    "Saya menghubungi Modrid secara pribadi, tetapi dia tak ingin pindah ke Chelsea," ujar Mourinho kepada Sportske Novosti.



    "Anda tahu saya sangat menghargai Luka Modric dan kualitasnya. Tetapi, dia bertahan di Real Madrid," tambah The Special One.

    Modric tampil gemilang musim lalu bersama Madrid. Ia membawa Los Blancos juara Copa del Rey dan Liga Champions.

    Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, Modric menjelma jadi jenderal lini tengah Madrid. Ia tampil dalam 51 pertandingan dengan torehan 2 gol dan 10 assist.

  • 2 Motor 'Adu Banteng' di Subang, Seorang Tewas

    Selama libur Lebaran, sejumlah kecelakaan lalu lintas terjadi di berbagai jalanan yang dilewati arus mudik.

    Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (30/7/2014) dini hari,  kecelakaan terjadi antara 2 sepeda motor di Jalan Raya Rancasari, Kecamatan Pamanukan, Subang, Jawa Barat.

    Damo yang berusia 55 tahun, warga Desa Kediri, Kecamatan Binong, Subang, tewas di lokasi kejadian. Sementara sang istri yang bernama Warneti yang diboncengnya terluka parah.

    Musibah terjadi saat sepeda motor yang dikemudikan oleh korban melaju dari arah Kota Subang menuju Pamanukan.

    Dari arah sebaliknya, melaju kencang sepeda motor lain yang dikemudikan oleh Saepul Aminin bersama sang istri Cuningsih yang hendak berwisata ke Tangkuban Perahu.

    Tabrakan pun tak bisa dihindari. Korban Damo dan istrinya Warneti terpental ke sisi jalan. Damo akhirnya tewas di tempat, sementara Warneti luka-luka. Begitu juga Saepul aminin dan istrinya yang terluka parah akibat tabrakan itu.

    Kecelakaan juga terjadi di Nganjuk, Jawa Timur pada Selasa petang 29 Juli. Sebuah mobil sedan masuk ke sungai setelah menabrak 2 pengendara motor. 

    3 orang yang berada di dalam mobil terluka parah. Peristiwa itu terjadi di Desa Joho, Kecamatan Pace, Nganjuk. Kecelakaan terjadi saat sedan yang dikendarai Dedi Efendi, warga Wilingi, Blitar yang melaju kencang dari arah barat dan dari arah berlawanan melaju mobil Avanza yang melewati marka jalan.

    Diduga sedan menghindari mobil Avanza sehingga menabrak 2 motor yang dikendarai oleh Imam Jazuli dan motor lain yang dibawa Arin. Mobil pun kehilangan kendali dan masuk ke sungai sedalam 5 meter.

    Baca Juga:

    Tradisi-tradisi Unik Lebaran

    Arus Balik Padat, Puncak Bogor Terapkan Buka Tutup Jalur

    Hari Kedua Lebaran, Lalin di Kawasan Sumedang Macet

    (Ans)

  • Jumlah Korban Tewas Feri Tenggelam Kuala Kapuas Jadi 10 Orang

    Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr Sumarno Kota Kuala Kapuas, Kalimanatan Tengah pada Selasa petang 29 Juli dipadati oleh keluarga dan para korban kecelakaan kapal penyeberangan yang bertolak dari Desa Panamas menuju Kuala Kapuas, Selasa 29 Juli 2014 sekitar pukul 09.00.

    Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (30/7/2014) dini hari,  menjelang petang, korban tewas bertambah menjadi 10 orang dari 9 orang pada pagi hari. Feri yang juga mengangkut 20 unit sepeda motor itu diduga kelebihan muatan. 

    Menurut salah seorang penumpang yang kehilangan anaknya yang berusia 3 tahun, kondisi kapal sangat rapuh sehingga saat kapal berada di tengah, air pun dengan cepat memasuki kapal.

    Dari jumlah keseluruhan 60 penumpang, 42 di antaranya berhasil selamat. Hingga Selasa malam, jumlah korban tewas tercatat 10 orang, termasuk 3 anak. Sedangkan 8 korban lainnya belum ditemukan.

    Sebagian besar korban yang tewas adalah warga pendatang dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan dari Kabupaten Pulang Pisau yang akan bersilaturahmi ke rumah sanak saudara mereka di Kota Kuala Kapuas.

    Kapal yang tenggelam sebenarnya sudah lama tidak dioperasikan pemiliknya. Tetapi karena saat Hari Raya Idul Fitri jumlah penumpang melonjak, maka feri yang sudah tidak layak jalan tersebut kembali dioperasikan.

    Baca Juga:

    Kapal Feri Tradisional di Kuala Kapuas Tenggelam, 9 Orang Tewas

    2 Korban Tewas Tabrakan Banana Boat di Donggala Dipulangkan

  • Libur Lebaran, Jalur Selatan Dipadati Kendaraan

    Hari kedua Lebaran masih diwarnai oleh antrean kendaraan yang sangat panjang di jalur selatan, tepatnya di Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

    Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Rabu (30/7/2014) dini hari, kemacetan itu diakibatkan karena masih tingginya kendaraan pemudik serta mobil yang akan menuju tempat wisata.

    Antrean kendaraan memanjang hingga 8 km karena tidak adanya jalur alternatif. Diperkirakan  kondisi ini sepertinya akan semakin parah saat arus balik mulai memadati jalur selatan.

    Sementara di Tol Cipulang, Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa petang 29 Juli juga dipadati oleh ribuan kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju ke Bandung.

    Kepadatan didominasi oleh kendaraan pribadi. Dari arah sebaliknya, kondisi lalu lintas masih dalam keadaan normal. Para pengendara mobil pribadi tersebut akan berlibur Lebaran sambil berwisata di Kota Bandung dan sekitarnya.

    Kota Bandung dan sekitarnya masih menjadi daerah favorit untuk berwisata alam serta wisata kuliner bagi para warga yang menikmati liburan. Kepadatan diperkirakan akan terjadi hingga hari Minggu 3 Agustus mendatang. (Ans)

  • Kepadatan Jalur Selatan Hingga Pembagian Zakat Menelan Korban

    Padatnya kendaraan yang melintasi ciamis dan tol cipularang, serta pembagian zakat menewaskan 1 anak berusia 12 tahun akibat terinjak-injak.


Warning: Parameter 2 to frontpage() expected to be a reference, value given in /home/agulnet/public_html/includes/Cache/Lite/Function.php on line 100